Behel gigi adalah salah satu metode ortodontik yang digunakan untuk merapikan susunan gigi. Behel sendiri terdiri atas beberapa komponen pendukung, termasuk karet behel.
Meskipun ukurannya kecil, karet behel memiliki peran penting dalam membantu mengoptimalkan pergerakan gigi dan menjaga posisi behel agar tetap stabil. Setidaknya ada 3 jenis karet behel yang biasa digunakan dalam perawatan ortodontik yang masing-masing memiliki fungsinya sendiri-sendiri.
Daftar Isi
Apa itu Karet Behel?
Karet behel adalah komponen kecil yang memiliki peran penting dalam perawatan ortodontik. Fungsinya adalah membantu mengoptimalkan kinerja behel gigi dalam merapikan susunan gigi. Selain itu, karet behel juga berperan dalam menjaga posisi behel agar tetap pada jalurnya serta memberikan tekanan yang diperlukan untuk menggerakkan gigi sesuai rencana perawatan.
Dalam dunia ortodontik, terdapat beberapa jenis karet behel yang memiliki fungsi berbeda. Pemilihan karet disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan tahapan perawatan yang dijalani.
Jenis Karet Behel dan Fungsinya
Jenis karet behel yang berbeda-beda berikut ini digunakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan gigi pasien.
1. Karet O-ring
Karet behel O-ring adalah jenis karet behel yang berbentuk lingkaran kecil dan digunakan untuk mengikat behel dengan bracket. Fungsinya adalah menjaga posisi behel tetap stabil agar proses pergerakan gigi berjalan optimal.
O-ring akan kehilangan elastisitas dan kekuatannya seiring berjalannya waktu sehingga perlu diganti secara berkala setiap 6-8 minggu selama kontrol rutin.
2. Karet Power Chain
Karet power chain adalah rangkaian karet elastis yang saling terhubung membentuk rantai. Fungsinya memberikan tekanan tambahan pada gigi sehingga efektif untuk menutup celah di antara gigi.
Setidaknya ada 3 tingkatan power chain yang digunakan pada behel gigi.
- Closed power chain – karet terhubung ke setiap bracket pada gigi tanpa celah.
- Short power chain – menghubungkan setiap 2 gigi sekali (setiap bracket kedua).
- Long power chain – menghubungkan setiap 3 gigi sekali (setiap bracket ketiga).
3. Karet Elastik (Elastic Inter-arch)
Karet elastik atau elastic inter-arch adalah jenis karet yang biasanya dipasang di antara rahang atas dan bawah. Penggunaan karet elastik berfungsi untuk memperbaiki kesejajaran gigi dan memastikan gigitan yang lebih baik.
Ada 3 klasifikasi karet elastik yang biasa digunakan:
- Elastik kelas I – menarik gigi dalam satu rahang untuk menutup celah atau meratakan gigitan.
- Elastik kelas II – menarik gigi rahang atas bagian depan ke gigi rahang bawah bagian belakang, biasanya untuk mengoreksi masalah overjet.
- Elastik kelas III – menarik rahang atas agar sejajar, biasanya untuk mengoreksi masalah gigitan berlebih.
Kesimpulan
Karet behel adalah komponen penting dalam perawatan ortodontik yang berfungsi membantu pergerakan gigi dan menjaga stabilitas behel. 3 jenis karet behel tersebut ialah karet o-ring, power chain, dan karet elastik (elastic inter-arch).

Setiap jenis memiliki perannya masing-masing dalam mendukung efektivitas perawatan behel. Untuk informasi lebih lanjut tentang edukasi perawatan gigi khususnya behel, silakan follow akun media sosial kami @haigigibanyumanik dan @haigigipremier. Atau kunjungi langsung klinik Hai Gigi Banyumanik dan Hai Gigi Premier, ya!
2 Responses
ini kliniknya ada dimana yaaa
Hai Kak Niken, klinik Hai Gigi Premier berada di Jl. Indraprasta No.11A, Pindrikan Lor, Kec. Semarang Tengah dan Hai Gigi Banyumanik di Jl. Cemara Raya No.9a, Padangsari, Kec. Banyumanik ya kak.